logo batamtoday
Jum'at, 25 September 2020
Pasang Iklan


Pandemi Covid-19, Kunjungan Turis Asing Tahun Ini Diprediksi Cuma 4 Juta Orang
Sabtu, 08-08-2020 | 11:28 WIB | Penulis: Redaksi
 
Wisatawan Asing di kasawan Lagoi Bintan. (Foto: Dok Batamtoday.com)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hari Sungkari memprediksi jumlah wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir tahun ini hanya mencapai 4 juta orang.

Angka tersebut terpaut jauh dari target 28 juta wisman yang dipatok pemerintah sebelum pandemi covid-19. Atawa, berarti 15 persen dari target.

Penurunan jumlah kunjungan juga terjadi kepada wisatawan nusantara (wisnus) yang diperkirakan hanya akan berkisar di 140 juta kunjungan atau jauh dari target 310 juta kunjungan hingga akhir tahun.

Menurut Hari, kunjungan wisatawan mancanegara akan kembali ke angka 18 juta pada 2024 atau 2025 mendatang sementara angka kunjungan wisatawan nusantara akan kembali normal hingga 310 juta pada 2023.

"Harusnya sebelum ada covid-19 adalah 18 juta (wisman) dulu. Sekarang tahun ini sekitar 2,8-4 juta wisatawan. Begitu juga wisatawan domestik yang diperkirakan 310 juta hanya akan ada terjadi 140 juta," ujarnya dalam video conference, Jumat (7/8/2020).

Lantaran itu lah, menurut Hari, yang terpenting untuk mendorong kembali sektor pariwisata saat ini menggenjot sebanyak-banyaknya pengeluaran masyarakat ke destinasi pariwisata.

Jika jumlah kunjungan masih minim, maka pemerintah perlu untuk menghubungkan jasa pariwisata dalam membelanjakan anggarannya.

"Salah satunya kita mulai dari kegiatan pemerintah dilakukan di hotel dan restoran. Minimal seluruh kementerian di bawah Kemenko Maritim dan Investasi kita sudah sepakat dan komit untuk melakukan kegiatan di hotel sehingga bisa menggerakkan ekonomi khususnya sektor pariwisata," kata Hari.

Di samping itu, untuk memastikan titik balik (rebound) sektor pariwisata, pemerintah juga akan membangun Creative Hub di lima destinasi super prioritas (DSP) untuk mendorong peran industri kreatif terhadap pemulihan sektor pariwisata.

Pembangunan Creative Hub rencananya terus bakal berlanjut hingga 2021. Di tahun ini telah dibangun Creative Hub Semarang yang kini dalam tahap pengusulan dua lokasi untuk dibangun Galeri Industri Kreatif (GIK) sebagai ruang pembentukan ide dan Gedung Oudetrap sebagi ruang ekspresi.

Di luar itu, ada Creative Hub Labuan Bajo yang sampai saat ini pengerjaannya masih pada pembuatan desain interior bangunan dengan progres 60 persen. Kemudian, akan ada Creative Hub Samosir yang kini dalam tahap penentuan lokasi pembangunan.

Rencananya, lokasi pertama akan dilakukan di Sigulatti, yang termasuk dalam komplek geopark. Sementara kedua di Pangururan yang bersebelahan dengan lokasi cafe dan basecamp Samosir Coffee Sinergi.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit