logo batamtoday
Rabu, 19 Februari 2020
PKP


Jadi Kuda Hitam, Diky Wijaya Bisa Mengubur Harapan Rudi Terpilih di Periode Kedua
Minggu, 19-01-2020 | 08:32 WIB | Penulis: Hadli
 
Ilustrasi Diky Wijaya, sang kuda hitam dalam Pilwako Batam Tahun 2020 (Foto: Istimewa)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Pesta demokrasi Pilwako Batam Tahun 2020, semakin menghangat. Beberapa figur sudah menyeruak ke publik, ada yang sudah dikenal maupun belum dikenal sama sekali.

Sebut saja nama-nama mereka, petahana HM. Rudi, mantan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, mantan staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Rian Ernest, Wakil Ketua DPRD Imam Sutiawan, Wakil Ketua DPRD Ruslan Ali Hasyim, tokoh Zukriansyah, mantan Anggota DPRD Kepri Hj. Asnah.

Dan tak kalah menarik, sosok Diky Wijaya yang baru-baru ini mengatakan siap bertarung pada pilkada Batam September 2020 mendatang.

Siapa Diky Wijaya? Diky bukan orang baru di Batam. Dia adalah pejabat di Kepri dari golongan aparatur sipil negara (ASN). Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri, dahulu Dinas Pendapatan atau Dispenda.

Menurut pengamat politik Linayati Lestari PhD, Diky Wijaya kemungkinan besar menjadi pesaing berat HM. Rudi pada pilkada ini. Sebab, menurut wanita dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau Kepulauan (Unrika) sosok Diky Wijaya juga mumpuni. Jika dinilai dari segala aspek.

"Dan bukan rahasia lagi, Pak Diky adalah menantu Ketua DPD Partai PDI-Perjuangan Kepri. Artinya, kemungkinan peluang besar beliau yang akan jadi kuda hitam dan bertarung dengan Pak HM. Rudi. Sebab dari kendaraan juga, bisa jadi PDI-Perjuangan beralih mendukung Diky," katanya, belum lama ini.

Menurutnya, antara Diky dan HM. Rudi dinilai memiliki persamaan peta kekuatan dari sisi kepartaian. Partai PDI-P memperoleh 8 kursi di DPRD Kota Batam periode 2019-2024. Sementara Partai HM. Rudi NasDem memperoleh 7 kursi. "Memungkinkan persaingan berat keduanya pada pilkada ini," katanya.

Diky Wijaya saat ini golongan IV A menuju IV B. Dari sudut pandang organisasi tercatat sebagai pengurus di KNPI Kota Batam, KNPI Provinsi Kepri, GP Ansor, GPS Kepri, dan pengurus di Bamus Betawi Kepri.

Sementara HM. Rudi tercatat sebagai Sekretaris DPW Nasdem Kepri, mantan anggota Polri, mantan anggota DPRD Batam, mantan Wakil Walikota Batam, dan saat ini petahana. Menurut Linayati, jika dilihat kekuatan keduanya, Diky tak bisa dipandang sebelah mata.

"Tentu sebagai orang berpengaruh di belakang Pak Diky, bisa jadi mendongkrak popularitasnya. Sementara Pak Rudi juga petahana. Kami menilai dari sudut pandang itu. Sementara calon lain, juga tak kalah populer. Tinggal sisa waktu ini, bagaimana cara mereka merebut hati rakyat.

Editor: Surya

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit