logo batamtoday
Jum'at, 16 November 2018
Banner PKP


Jadi Korban Tabrak Lari, Guru di Bintan Tewas
Jum\'at, 27-07-2018 | 12:16 WIB | Penulis: Syajarul Rusydy
 
Motor mega pro milik korban rusak parah. (Foto: Syajarul)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Sahib (40) seorang guru di Bintan, menjadi korban tabrak lari di Jalan Nusantara KM 19 Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) pada Kamis (26/7/2018) sekirar pukul 15.45 WIB. Meski sempat mendapat pertolongan medis nyawanya tidak tertolong.

Kanit Lantas Polsek Bintim, Iptu Adam membenarkan kabar tersebut, korban tabrak lari itu adalah seorang guru yang tinggal di Kampung Kolam, Kijang. Saat terjadi kecelakaan korban memboceng Hafiz (17) warga Kampung Sungai Mantang Kelurahan Seienam.

"Iya benar, korban tabrak lari ini merupakan guru yang mengajar di salah satu sekolah di Bintan," beber Adam saat dihubungi BATAMTODAY.COM, Jumat (27/7/2018).

Adam menuturkan, berdasarkan keterangan saksi, sebelum terjadi kecelakaan sepeda motor Honda Mega Pro BP 3390 QW yang dikemudikan korban dengan penumpangnya datang dari arah Kijang menuju ke arah Tanjungpinang. Sesampainya di KM 19 Kijang, tiba tiba dari belakang datang sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya dengan kecepatan tinggi lalu menyalip dengan mengambil jalan agak ke kanan.

"Saat menyalip itu, sepeda motor yang dikendarai korban bersenggolan. Sehingga korban kehilangan kendali dan terjatuh di tengah jalan, sedangkan penumpang terpental ke bahu kiri jalan. Sepeda motor korban terpental ke kanan jalan," tutur Adam.

Ketika korban sudah terjatuh, dari arah berlawanan melintas lori Daihatsu Delta BP 8455 BA yang dikemudikan Halifi. Saat itu pengemudi lori tidak bisa mengelak dan langsung melindas sepeda motor milik korban.

"Lori tidak melindas korban, hanya saja jarak yang terlalu dekat motor korban yang berada di kanan jalan, terlindas oleh lori," kata Adam.

Kemudian, korban yang sudah terjatuh langsung dibawa ke RSUP Tanjungpinang untuk segera mendapat petolongan medis. "Korban mengalami pendarahan di paru-paru, sehingga nyawanya tidak dapat tertolong," ujar Adam.

Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2016 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit