logo batamtoday
Minggu, 22 Juli 2018
Cluster-Botania-Garden


Tiga Hari Diguyur Hujan Deras, Tambelan Bintan Dilanda Longsor
Minggu, 14-01-2018 | 13:00 WIB | Penulis: Syajarul Rosydy
 
Tanah longsor di Kecamatan Tambelan, Bintan terjadi setelah diguyur hujan deras selama tiga hari (Foto: Syajarul Rosydy)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Curah hujan yang tinggi membuat Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan terjadi bencana alam banjir dan tanah longsor, pada Minggu (14/1/2018) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya tiga desa dan satu kulurah yang terkena dampaknya.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang kepada BATAMTODAY.COM mengatakan, saat ini anggotanya yang berada di kecamatan tersebut tengah memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana tersebut.

"Iya benar, anggota kita yang di sana (Tambelan) juga sedang membantu warga yang terkena bencana. Saat ini kondisi cuaca di sana hujan masih turun," sebut Boy saat dihubungi melalui telpon, Minggu (14/1/2018).

Peristiwa itu menyasar ke Kelurahan Teluk Sekuni, yang terjadi tanah longsor. Mengenai rumah warga, yaitu rumah Sabarudin, Erni, Iwan Muttaqien, Fauzan, Marjohan, Nuraibah, Aziddin dan sumur umum RT.003 kelurahan tersebut.

"Kemudian, Desa Batu Lepuk mengalami Banjir dan Tanah Longsor, serta bangunan yang tertimpa longsor yaitu Gedung PAUD 2 pintu, Gedung Balai Pertemuan dan Gedung Pemuda. Hampir 80 % rumah di Desa Batu Lepuk terkena banjir, banjir diperkirakan +- 50 cm," ujar Boy.

Sedangkan di Desa Kampung Hilir mengalami taanah tongsor. Daerah yang tertimpa Tanah Longsor yaitu Jalan Raya Kp. Hilir RT 001 dan Batu Miring RT 005, dan yang terakhir Desa Kukup mengalami juga ikut longsor. Bangunan yang tertimpa tanah longsor samping Masjid Jami' Da'watul Islamiyah, rumah Abdullah Sani dan Jalan Raya RT. 004 RW. 002 Desa Kukup.

"Bencana alam ini disebabkan oleh hujan terus menerus selama 3 hari, sehingga meyebabkan tanah longsor dan banjir di satu kelurahan dan tiga desa. Namun dalam peristiwa itu, tidak terdapat korban jiwa. Jika ditaksir, kerugian materil diprediksi sekitar Rp 200 juta," kata Boy.

Sampai saat ini, anggota Polres Bintan yang bertugas di Polsek Tambelan sedang sibuk membantu warga yang terkena bencana alam, serta bejaga jaga, karena takut terjadi bencana susulan. Sebab, sampai saat ini hujan belum reda.

"Hujan belum reda, anggota kita dan pihak terkaitnya masih siaga di masing masing daerah yang terkena bencana, selain membantu warga. Mereka juga berjaga jaga takut adanya bencana susulan, karena hujan sampai saat ini belum juga reda," timpal Boy.

Editor: Surya

Banner-glory-point
evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2016 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit