logo batamtoday
Jum'at, 12 Agustus 2022
Pasang Iklan


Aksi Penyelundupan Lewat Pelabuhan Roro Telaga Punggur Marak, Kinerja BC Batam Dipertanyakan
Kamis, 05-05-2022 | 11:24 WIB | Penulis: Irwan Hirzal
 
Petugas Ditpolair Polda Kepri saat memeriksa sejumlah mobil yang diduga akan menyelundupkan rokok dan mikol. (Hadli/BTD)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Penangkapan 14 unit mobil pribadi bermuatan rokok dan minuman beralkohol di tengah antrean panjang pemudik Lebaran Idul Fitri 2022 di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Punggur, Jumat (29/4/2022), tentu sangat mengagetkan banyak pihak.

Yang mengagetkan, ke-14 mobil pribadi bermutan rokok dan mikol selundupan tersebut sebelumnya sudah lolos dari pemeriksaan petugas Bea dan Cukai Batam, sehingga masuk antrean menuju kapal Roro.

Lolosnya 14 unit mobil bermuatan barang yang hendak diselundupkan ke luar Batam dari pemeriksaan petugas BC, menuai pertanyaan banyak pihak. Apalagi muatannya dalam jumlah yang banyak, ratusan dus rokok dan mikol

"Kok bisa lolos? Kalau hanya 1 mobil, bisa jadi petugasnya kurang teliti. Tapi kalau 14 mobil, ini patut dipertanyakan," ungkap Renhard Simanjuntak, Direktur Eksekutif Batam Monitoring melalui pesan Whatsapp, Kamis (5/52022).

Renhard pun mendesak pihak BC Batam untuk terbuka dalam menangani kasus tersebut. Karena kalau tidak, katanya, publik akan menilai BC Batam ada main mata dengan para pihak yang bermain.

"Kasusnya kan sudah dilimpahkan Ditpolair ke BC Batam. Kita minta BC Batam terbuka menangani kasus ini. Jangan sampai dibuat barang tak bertuan, sehingga tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas aksi penyelundupan tersebut," ungkapnya.

Renhard juga mengaku sudah mempertanyakan langsung hal tersebut kepada Kepala BC Batam Ambang Priyonggo, melalui pesan Whatsapp. "Saya ada pertanyakan langsung sama Pak Ambang, tapi tak ada respon," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Renhard juga tak lupa menyampaikan apresiasinya atas kinerja Baharkam Mabes Polri dan Ditpolair Polda Kepri, yang sigap menggagalkan aksi penyelundupan tersebut.

"Batam ini kan marak penyelundupan. Kita berharap aparat hukum kita selalu sigap. Dan yang terpenting, jangan sampai main mata dengan berbagai upaya yang merugikan negara. Bravo Baharkam Mabes Polri dan Ditpolair Polda Kepri. Mudah-maduhan kasus ini sampai ke telinga Dirjen BC dan Menteri Keuangan Sri Mulyani," tuturnya.

Aksi penyelundupan tersebut digagalkan petugas Baharkam Mabes Polri dan Ditpolair Polda Kepri, yang sebelumnya sudah mendapat informasi adanya barang ilegal yang akan menyebrang dengan modus menggunakan mobil penumpang saat arus mudik terjadi.

Petugas Baharkam dan Ditpolair Polda Kepri yang terjun langsung melakukan pemeriksaan, dan mengamankan 14 unit mobil penyelundup tersebut. "Ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai yang diseludupkan di Pelabuhan ASDP Punggur bermerk H&D," kata sumber, Sabtu (30/4/2022).

Rokok tanpa pita cukai alias ilegal tersebut, diketahui produksi PT AMP yang beralamat di Mega Jaya Industrial Park, Baloi Permai, Kota Batam. Rokok ini juga diperjualbelikan secara bebas di Batam.

Sebelumnya, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Sudarsono mengatakan, ke-14 unit mobil yang diamankan bermuatan puluhan dus rokok dan mikol.

"Selain rokok, saat dilakukan pemeriksaan kepada 14 unit kendaraan tersebut ada juga mikol, seperti Heineken dan lainnya," ujarnya, Jumat (29/4/2022) malam.

Sudarsono mengatakan, pihaknya telah menerima informasi adanya barang ilegal yang akan menyebrang dengan modus menggunakan mobil pribadi saat arus mudik terjadi.

"Saat diadakan razia, dan terdapat 14 kendaraan bermuatan barang serta sudah kita interogasi," tuturnya.

Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan awal, penyidik Ditpolair Polda Kepri melimpahkan penanganan kasus penyelundupan rokok tersebut ke pihak BC Batam. "Setelah pemeriksaan awal, kasus ini kita limpahkan ke pihak Bea Cukai Batam," tutup Sudarsono.

Editor: Yudha

Asia Link
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2022 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit