logo batamtoday
Selasa, 28 September 2021
PKP


PKL Simpang Barelang Digusur Senin Depan
Kamis, 03-06-2021 | 11:12 WIB | Penulis: Irwan Hirzal
 
 

BATAMTODAY.COM, Batam - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Trans Barelang atau simpang tiga Barelang akan dilakukan pada Senin (7/6/2021) mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Batam, Salim, saat dihubungi pada Kamis (3/6/2021) pagi.

"Senin depan kita akan turun ke lokasi (simpang Barelang-red) dan melakukan tenertiban," ujar Salim. Ini adalah keputusan kita bersama warga dan pemerintah saat mediasi kemarin," tambahnya.

Salim mengatakan untuk penertiban nantinya akan menurunkan satu alat berat jenis Beco untuk memperlancar melakukan penggusuran lapak-lapak pedagang yang berada di pinggir jalan.

Dia mengaku penertiban tahap awal nantinya akan melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang berada dipinggir JL simpang Barelang. Baik itu kios maupun rumah yang berada di pinggir jalan.

"Nanti untuk rumah-rumah liar dilakukan penggusuran di minggu-minggu berikutnya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah melalui Tim Terpadu Kota Batam terus melakukan mediasi kepada penghuni kios dan rumah liar (Ruli) di Simpang Barelang. Hal itu guna menghindari hal yang tidak diinginkan saat penggusuran dilakukan.

Imam Tohari, Kasi Trantip Satpol PP Batam menjelaskan penggusuran di Simpang Barelang akan dilakukan sebelum 10 Juni 2021 mendatang.

"Kami minta seluruh pedagang dan penghuni rumah liar untuk mengosongkan tempat dan membongkar bangunan sebelum Tim Terpadu melakukan pembongkaran," ujar Imam saat mediasi di Kantor Camat Sagulung pada Rabu (26/5/2021).

Dia juga mengatakan untuk penggusuran tahap awal akan difokuskan di lokasi Simpang Barelang.

"Untuk kios di depan Lapas, nanti akan dilaksanakanpenggusuran tahap selanjutnya," kata Imam.

Dia juga meminta kepada pedagang agar membantu pemerintah dalam proses pengerjaan pembangunan jalan di Simpang Barelang."Kita sama-sama mendukung agar jalan simpang Barelang cepat selesai dikerjakan," tuturnya.

Di tempat yang sama Febrialin, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, mengajak pedagang untuk berdiakusi mencari solusi nasib para pedagang ke depan, setelah lapak di gusur.

Dalam kesempatan tersebut Febrialin, menjelaskan bahwa untuk pedagang nantinya akan tetap diakomodir. Dimana pemerintah Kota Batam, melalui Disperindag, rencana akan membangun kios di sepanjang jalan Simpang Barelang.

Dia menjelaskan untuk teknik pembangunan dan juga cara mendapatkan kios akan dilakukan dengan cara diundi.

"Nanti untuk kiosnya akan disiapkan oleh Disperindag, selanjutnya kios tersebut akan dikelola oleh Disperindag. Namun kami inggatkan bahwa untuk membangun kios pasti dibutuhkan dana, jadi pemerintah dalam hal ini, tidak menyiapkan dana untuk pembangunan kios. Oleh sebab itu pedagang dan Disperindag bisa saling koordinasi, agar semua bisa berjalan dengan sesuai harapan," pungkasnya.

Editor: Yudha

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit