logo batamtoday
Selasa, 28 September 2021
PKP


DPRD Karimun Minta Pemda Serius Tingkatkan PAD dari Sektor Parkir
Senin, 22-02-2021 | 19:04 WIB | Penulis: Freddy
 
Ketua Komisi II DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani. (Ist)  

BATAMTODAY.COM, Karimun - Untuk meningkatkan pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi dan pajak parkir, Komisi II DPRD Kabupaten Karimun melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Perhubungan dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun, Senin (22/2/2021).

Hearing Komisi II dengan Dishub dan Bapenda Kabupaten Karimun dipimpin Ketua Komisi II, Nyimas Novi Ujiani didampingi anggota komisi II, di antaranya Samsul Iwan, Taher, Joko Warsilo, Marjaya dan menghadirkan Kepala Dinas Perhubungan, Chaironi serta Kabanpenda, Kamarullazi berserta staff.

"Komisi II menilai PAD sektor perparkiran masih kurang dan perlu lebih digenjot pendapatan," kata Nyimas Novi Ujiani.

Ia menjelaskan, pendapatan daerah dari sektor retribusi dan pajak parkir di Kabupaten Karimun dapat dikatakan masih sedikit dan masih jauh dari target.

Menurut Nyimas Novi Ujiani, dari apa yang dijelaskan Dinas Perhubungan untuk sekarang ini telah dilakukan pemetaan lokasi parkir dan sudah ada 28 titik yang dijadikan lahan untuk menarik retribusi parkir dan ada 8 yang sudah melakukan MoU dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun untuk pengelolaan parkir.

Ungkap Nyimas Novi Ujiani, kalau dilihat dari nilai kontrak dan pontensi parkir yang ada tentunya nilai Rp 228 juta setahun untuk 28 titik lahan parkir tersebut masih kecil nilainya.

Ia beralasan, di Kabupaten Karimun saat ini sudah cukup banyak jumlah kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua, selain itu badan jalan yang digunakan parkir kendaraan sudah penuh.

"Sekarang ini yang terpenting tinggal keseriusan Pemerintah Daerah untuk menggali potensi yang ada dari sektor retribusi dan pajak parkir, lakukan kerja sama dengan yang baik antara pemerintah dan swasta sesuai dengan Peraturan Daerah," pungkasnya.

Sambung Nyimas, jika bisa digali potensi yang ada dan bisa memberikan pemasukan bagi pendapatan daerah kenapa tidak, dan kalau perlu lakukan kajian secara akademik terkait tempat atau lahan parkir yang potensi.

Ditambahkan Nyimas, sekarang sudah saatnya kita lari kencang dan pengelolaan parkir harus dikelola secara profesional dan kejar terus potensi yang ada itu dan kalau perlu lakukan dengan jemput bola seperti pengelolaan parkir-parkir di swalayan-swalayan yang dikelola sendiri.

Editor: Gokli

Evitel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2021 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit