logo batamtoday
Jum'at, 25 September 2020
Pasang Iklan


Ahok Bongkar Borok Manajemen Pertamina, Mulai Gaji Hingga Lobi Jabatan ke Menteri
Rabu, 16-09-2020 | 12:20 WIB | Penulis: Redaksi
 
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Bisnis)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membuka borok manajemen Pertamina. Berbagai permasalahan Ahok buka, mulai dari melobi menteri hingga persoalan gaji direksi.

Pernyataan tersebut Ahok ungkapkan dalam akun YouTube POIN pada Senin (14/9/2020). Ahok mempermasalahkan soal pencopotan jabatan, namun tidak ada perubahan gaji dari karyawan.

Dia memisalkan jabatan direktur utama anak perusahaan Pertamina dengan gaji Rp 100 juta lebih dicopot.

"Masa dicopot gaji masi sama. Alasannya karena orang lama. Ya harusnya gaji mengikuti jabatan Anda kan. Tapi mereka bikin gaji pokok gede semua. Jadi bayangin gaji sekian tahun gaji pokok bisa Rp 75 juta. Dicopot, gak ada kerjaan pun dibayar segitu. Gila aja nih," papar Ahok, dikutip Rabu (16/9/2020).

Ahok mengakui sistem tersebut yang akan dia ubah di Pertamina. Selain itu, dia pun akan memotong birokrasi soal pangkat. Menurutnya, nantinya sistem pangkat akan melalui jalur lelang terbuka.

Selain itu, Ahok mengaku dirinya sebagai Komisaris Utama tidak mengetahui perubahan posisi direksi Pertamina. Pasalnya, direksi langsung melobi menteri untuk urusan pergantian posisi.

"Ganti Direktur bisa tanpa kasih tahu saya. Saya sempat marah-marah juga. Direksi-direksi semua mainnya lobi ke menteri, karena yang menentukan itu menteri," ujarnya.

Ahok mengungkap selain direksi, komisaris pun rata-rata titipan dari kementerian-kementerian terkait.

Menanggapi video tersebut, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman mengungkap pihaknya menghargai pernyataan Ahok karena itu sejalan dengan program restrukturisasi Pertamina.

"Kami menghargai pernyataan Pak BTP sebagai Komut yang memang bertugas untuk pengawasan dan memberikan arahan. Hal ini juga sejalan dengan restrukturisasi Pertamina yang sedang dijalankan direksi agar perusahaan menjadi lebih cepat, lebih adaptif dan kompetitif," ujarnya.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit