logo batamtoday
Selasa, 11 Agustus 2020
Pasang Iklan


Mendagri Lantik Sejumlah Pejabat Eselon I, Bahtiar Resmi Jabat Dirjen Polpum Kemendagri
Selasa, 28-07-2020 | 08:52 WIB | Penulis: Irawan
 
Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian (Foto: Kemendagri)  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik sejumlah pejabat Eselon I di Lingkungan Kemendagri. Pelantikan dilakukan di Gedung Sasana Bhakti Praja Gedung C, Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2020).

Adapun Pejabat Pimpinan Tinggi Madya atau Eselon I yang dilantik adalah Sekjen Kemendagri Muhammad Hudori, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Bahtiar, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Mochamad Ardian, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Hari Nur Cahya Murni dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Agus Fatoni, M.Si.

"Alhamdulillah kita dapat melaksanakan acara pelantikan, semua berjalan lancar dan di Kemendagri sudah ada pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang baru yang sudah ditetapkan secara definitif," kata Mendagri.

Mendagri mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih bagi pejabat lama yang telah mengabdikan dirinya untuk bertugas di Kemendagri.

"Untuk pejabat lama, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya untuk Kemendagri, semoga amal ibadah yang sudah diberikan selama bertugas di jabatan yang digantikan mendapatkan pahala dari Allah SWT," ujarnya.

Muhammad Tito Karnavian berpesan agar seluruh jajarannya untuk hati-hati dalam bekerja. Karena wabah Covid-19 belum juga tuntas dikendalikan. Dan ruang kantor jadi tempat yang potensial jadi media penularan atau kluster baru.

" Yang ingin saya sampaikan, sekarang ini sudah mulai work from office (WFO). Ini. betul-betul harus hati-hati karena beberapa kantor pemerintahan itu menjadi klaster baru," katanya.

Mendagri meminta pejabat eselon I dan II di Kemendagri untuk betul-betul memberikan pemahaman kepada stafnya tentang Covid-19. Termasuk cara penularannya dan mematikannya, seperti yang sering ia ungkapkan di berbagai acara.

" Sekali lagi saya sampaikan penularan melalui mulai dari percikan. Maka jaga jarak. Penularan juga melalui aerosol, semburan dan penularan melalui objek, Yang objek ini yang banyak, sama aerosol yang mungkin kita tidak sadar," katanya.

Oleh karena itu, kata Mendagri, bagi yang harus bekerja di kantor atau masuk kantor, posisi duduk harus berjarak. Di jarang-jarangkan. Atau terapkan sistem shift, sehingga potensi penularan bisa dicegah.

" Jika di dalam ruangan tidak perlu pakai AC. Kalau mau pakai AC sebelumnya yang lain-lain, seperti ventilasi dibuka supaya terjadi aliran udara keluar. Kemudian buka gorden yang banyak supaya sinar matahari masuk, karena sinar matahari akan membunuh protein RNA yang ada di virus Covid-19," ujarnya.

Potensi penularan yang paling rawan, lanjut Mendagri dari objek, barang atau benda yang dipegang oleh orang yang telah tertular virus. Sebisa mungkin jika habis pegang benda di ruang publik, seperti di kantor, jika belum cuci pakai sabun, atau hand sanitizer, jangan pegang area mata atau hidung.

" Kalau bapak-bapak dan ibu bertanya kenapa Pak Menteri tidak pakai sarung tangan? Saya setelah pegang ini tidak ada pegang hidung, tapi setelah saya pegang mic pegang segala macam yang lain saya semprot baru pegang mata hidung atau mulut. Nah ini, jadi tolong ingatkan betul tetap pakai masker, kecuali sendirian di ruangan. Tapi kalau rapat upayakan tetap pakai masker walaupun jaga jarak, sinar matahari masuk, AC misalnya dimatikan, itu akan sangat banyak membantu, dan jangan lupa siapkan sabun cuci tangan di mana-mana, juga hand sanitizer. Ini perlengkapan perorangan tiap-tiap personel, " tutur Mendagri.

Intinya kata dia, setiap pegang apapun, segera semprot dengan hand sanitaizer. Itu mesti jadi kebiasaan. Termasuk kalau sudah bersalaman, jangan sampai kemudian lupa lantas pegang hidung dan kucek mata. Cuci dengan sabun atau semprot dulu dengan hand sanitizer.

" Jadi rekan- rekan tolong diatur oleh rekan-rekan eselon I dan eselon II di lingkungan masing-masing. Direksi saya berikan, pengetahuan tentang Covid-19 dan cara menghindari penularan ini disampaikan kepada personel kita yang mungkin mereka tidak tahu. Saya mengharapkan betul supaya (disampaikan).dan berdoa supaya Kemendagri ini tidak terjadi penularan Covid-19 atau jadi klaster baru, karena bagaimana kita akan bicara keluar tentang penanganan Covid kalau kantor Kemendagri sendiri tidak bisa menjadi contoh," ujarnya.

Editor: Surya

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit