logo batamtoday
Rabu, 12 Agustus 2020
Pasang Iklan


Pemkab Bintan Upayakan Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja Lokal
Sabtu, 04-07-2020 | 18:20 WIB | Penulis: Redaksi
 
Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat, dalam satu kesempatan di Lagoi. (Dok Batamtoday.com)  

BATAMTODAY.COM, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar dapat bekerja di perusahaan berskala besar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Bintan, Indra Hidayat mengatakan, Pemerintah Pusat mendukung upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar dapat bekerja di perusahaan berskala besar seperti di Bintan Alumina Indonesia (BAI).

Perusahaan dengan nilai investasi tahap awal Rp 20 triliun ini membutuhkan ribuan tenaga kerja yang berkualitas. Bila peluang ini tidak ditangkap, maka tenaga kerja lokal hanya menjadi penonton.

"PT BAI itu perusahaan besar. Karena itu, seluruh warga Bintan usia produktif yang belum bekerja sebaiknya meningkatkan kualitasnya," ujarnya, Jumat (3/7/2020) seperti dilansir laman resmi Diskominfo Kepri.

Pemerintah Pusat mendukung upaya Pemkab Bintan meningkatkan kapasitas dan kualitas Balai Latihan Kerja (BLK). Selain itu, mengarahkan agar Bintan membangun Balai Pendidikan Pelatihan Perindustrian.

Kementerian Perindustrian memiliki program untuk peningkatan kualitas tenaga kerja di bidang perindustrian. "Peluang yang diberikan Pemerintah Pusat itu tentu kami tangkap untuk kepentingan masyarakat. Peningkatan kualitas wajib dilakukan agar tenaga kerja lokal dapat bersaing dengan tenaga kerja asal daerah dan negara lainnya," katanya.

Indra mengemukakan, Pemkab Bintan dan PT BAI sudah menandatangani nota kesepahaman untuk mengutamakan tenaga kerja lokal bekerja di perusahaan itu. Nota kesepahaman itu berlaku selama lima tahun, dan dapat diperpanjang.

"Kami akan menampung seluruh tenaga kerja lokal yang berkualitas untuk disalurkan ke sejumlah perusahaan, salah satunya di PT BAI," tuturnya.

Direktur Utama PT BAI, Santoni mengemukakan, pada prinsipnya, perusahaan yang dipimpinnya tersebut ingin menggunakan tenaga kerja lokal, namun harus yang berkualitas untuk membangun PLTU dan pabrik smelter. "Tahun ini kami membutuhkan sekitar 720 orang tenaga kerja," katanya.

Editor: Gokli

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2020 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit