logo batamtoday
Kamis, 21 Maret 2019
Banner PKP


Sebanyak 215 Surat Suara DPR RI di KPU Batam Dinyatakan Rusak
Selasa, 05-03-2019 | 17:04 WIB | Penulis: Hendra Mahyudi
 
Pelipatan kertas suara di Kantor KPU Batam. (Foto: Hendra)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Pelipatan surat suara pemilu serentak 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Batam telah dimulai sejak minggu kemarin. Sejauh ini ditemukan 215 lembar surat suara DPR RI alami kerusakan.

Kerusakan suara akibat kotor dan robek dari awal pembongkaran surat dalam kontainer, bukan merupakan kesalahan dari petugas pelipat surat suara.

Ketua KPU Batam, Syahrul Huda mengatakan, setelah pelipatan surat suara DPR RI selesai dikerjakan, maka pihaknya akan membuatkan laporan berita acara kerusakan surat suara tersebut.

"Kita akan langsung buat berita acara perihal rusaknya surat suara tersebut, agar nanti dilaporkan ke KPU Pusat melalui KPU Provinsi," ujarnya, Selasa (5/3/2019).

Sementara itu, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Batam, Nopialdi Tanjung mengatakan, berdasarkan data yang masuk pada Sabtu (2/3/2019) pagi kemarin, telah terdapat 215 lembar surat suara yang rusak.

"Total yang masuk dalam laporan ke kita 215 lembar surat, kemungkinan itu akan bisa bertambah lagi," ungkapnya, Senin (04/03/2019) siang kemarin di halaman kantor KPU Batam saat melakukan sidak pengawasan pelipatan surat suara dan pemeriksaan ulang kontainer.

Sejauh ini ia mengatakan, dari Bawaslu ada pengawasan untuk proses pelipatan surat suara timnya telah di tempatkan untuk sama-sama mengawasi proses pelipatan bersama tim KPU lainnya.

"Kita tempatkan satu pengawas juga. Perihal pelipatan sejauh ini petugas pelipatan masih ada yang belum mengikuti standar operasional pengerjaan (SOP). Seperti sebelum melakukan pelipatan seharusnya kertas yang dibongkar dari kotak tersebut harusnya di bentangkan terlebih dahulu untuk dicek, apa ada yang telah dicoblos apa tidak, karena itu yang penting," jelasnya.

Dalam hal ini, Nopialdi ingin mengajak setiap pihak menimalisir kesalahan dan dan kecurangan selama proses pelipatan. Baik itu petugas pelipat, Bawaslu maupun KPU.

Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit