logo batamtoday
Rabu, 21 Agustus 2019
Banner-PKP


Mucikari Prostitusi Online
Berbekal Modus Training, Agus Cicipi Seluruh Tubuh Gadis Muda Rekrutannya
Selasa, 12-02-2019 | 12:52 WIB | Penulis: Hadli
 
Ditreskrimum Polda Kepri rilis penangkapan Agus (Foto: Hadli)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri menangkap Agus, sang mucikari gadis belia yang direkrut dari berbagai daerah yang kemudian 'dijual' secara online. Sebagai germo, Agus ternyata tidak hanya meminta foto dan video wanita muda yang direkrutnya lewat lowongan kerja PSK di internet.

Pria 33 tahun ini juga menikmati setiap tubuh mulus gadis yang melamar menjadi pekerja seks komersial (PSK) dalam jaringannya, dengan modus melakukan training agar mereka lebih piawai dalam melayani lelaki hidung belang.

"Tersangka juga mencicipi tiap perempaun yang melamar di situsnya. Alasannya training cara memuaskan pelanggan," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Senin (11/5/2019) sore.

Erlangga mengatakan, kasus prestitusi online ini masih dalam tahap pengembangan. Agus tidak hanya merekrut wanita dari Batam, melainkan dari beberapa daerah, seperti Jakarta, Bandung, Medan, Djogja dan kota besar lainnya.

"Agus selalu berpindah-pindah, tergantung pesanan. Kalau pesanannya dari Medan atau Bali, dia bisa bawa wanita dari Batam atau tempatnya atau wanita yang direkrutnya dari daerah pemesan," jelas Erlangga.

Agus ditangkap setelah diintai pergerakannya selama 3 bulan oleh Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri. Dia tidak melakukan perlawanan saat dibekuk di depan perumahan Puri Selebrity 3, Batam Center, Sabtu, 09 Februari 2019 sekira pukul 17.00 Wib.

Ketika itu, Agus baru tiba di Batam melalui Bandara Hang Nadim Batam. Ia berdua dengan NJ (19), wanita muda asal Indramayu, Jawa Barat.

NJ mengaku baru beberapa hari direkrut Agus. Diceritakannya, pada tanggal 6 Februari Agus menjempunya di Cirebon dan dibawa ke Jakarta. Keperawannnya dijual Agus kepada lelaki hidung belang senilai Rp 8 juta.

"Lantas saya ditraining (dipakai) Agus satu malam dan besoknya saya disuruh melayani orang lagi. Pada tanggal 9 sore, kami berangkat ke Batam," kata wanita berstatus mahasiswi di Cirebon itu.

Kasundit IV Diyreskrimum Polda Kepri, Kompol Dhani Catra Nugraha, menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 7 wanita sebagai saksi. Mereka berasal dari berbagai daerah.

Di antaranya, NJ (19) asal Indramayu Jawa Barat, RS (18) asal Pangandaran Jawa Barat, WA (23) asal Batam Kepulauan Riau, MA (36) asal Medan Sumatra Utara, FH (31) Batam Kepulauan Riau, FR (19) Purwkarta Jawa Barat, dan DR (24) Medan Sumatra Utara.

Editor: Surya

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit