logo batamtoday
Sabtu, 20 Juli 2019
Banner-PKP


Kejari Karimun Terus Berupaya Evakuasi Kapal Tangker Tabonganen 19
Senin, 11-02-2019 | 19:40 WIB | Penulis: Wandy
 
Balon Udara yang disewa oleh pihak Kejaksaan Negeri Karimun tiba di Karimun. (foto: Wandy)  

BATAMTODAY.COM, Karimun - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun hingga kini terus berupaya melakukan pengangkatan terhadap Kapal Tanker MT Tabonganen 19 yang karam pada 25 Januari 2019 lalu.

Untuk pengangkatan kapal yang merupakan hasil sitaan kejaksaan dari penegahan Kanwil DJBC Kepri pada 2016 tersebut, langkah awal pihaknya telah mendatangkan balon udara sebagai alat utama.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Karimun Andriansyah mengatakan, selain balon udara, pihaknya juga telah mendatangkan 3 penyelam handal untuk mengevakuasi kapal tersebut.

"Untuk balon udara sudah kita datangkan dari Batam. Awalnya sempat terkendala karena pada saat penyewaan bentrok dengan hari perayaan imlek. Maka baru bisa kita datangkan sekarang. Selain itu, kita juga mendatangkan 3 penyelam untuk mengevakuasi kapal itu," kata Andriansyah, Senin (11/2/2019).

Sementara itu, salah seorang penyelam, Abdul Malik mengatakan, pihaknya sudah melakukan survey lokasi dimana kapal tersebut karam. Namun pihaknya belum dapat memastikan kapan kapal tersebut dapat diangkat.

"Kalau pengangkatan itu setelah kita turunkan satu balon, lalu kita liat goyang apa tidak kapal tersebut. Setelah itu baru bisa kita targetkan berapa hari untuk pengangkatan kapal. Karena untuk kedalamannya laut lebih kurang 18 meter," kata Malik.

Diberitakan sebelumnya, kapal tengker ditemukan tenggelam diperairan depan Tanjungbalai Karimun pada Jumat (25/1/2019) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pada saat tim BATAMTODAY.COM, mengitari kapal tersebut dengan menggunakan bot pancung tampak kondisi kapal tersebut miring ke samping. Sementara keseluruhan badan kapal sudah tenggelam. Terlihat nama Tabonganen 19 pada ujung depan kapal.

Ujang, salah seorang penarik bot pancung mengatakan, dirinya melihat kapal tersebut akan tenggelam sejak Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

"Tahunya pas saya mau ambil barang, saya melintas lalu liat kapal ini sudah tenggalam. Saya tak tau isinya apa tapi seperti bau minyak, mungkin berasal dari kapal ini," kata ujang saat diwawancarai.

Editor: Chandra

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit