logo batamtoday
Sabtu, 20 Juli 2019
Banner-PKP


Batal Menikah, Fitri Justru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Senin, 11-02-2019 | 18:28 WIB | Penulis: Romi Chandra
 
Mayat Fitri tengah dievakuasi. (foto:Romi).  

BATAMTODAY.COM, Batam - Hari bahagia yang ditunggu-tunggu, justru berujung isak tangis. Itulah yang mewarnai keluarga Fitri Suryati (24), amoy yang ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya, Komplek YKB Blok F Nomor 19, RT 002/RW 011 Bengkong Laut.

Fitri dikabarkan dalam waktu dekat ini akan melangsungkan pernikahan dengan pacarnya. Namun, Fitri ditemukan meregang nyawa sebelum hari kebahagiaan itu tiba.

Menurut tetangga dekat korban, Sutia, korban merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia tinggal bersama bapak, kakak dan adiknya. Namun, pacar korban juga sering menginap di rumahnya.

"Ibunya sudah lama meninggal. Sekarang ia tinggal bersama bapak, abang dan adiknya. Pacarnya juga sering menginap di rumah itu. Ia tidur dengan abang korban," ujar Sutia, Senin (11/2/2019.

Baca: Seorang Wanita Muda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bengkong Laut

Diceritakan Sutia, selain rumah mereka bersebelahan, juga ada pintu yang menghubungan kedua rumah tersebut. Sehingga, korban sering bermain ke rumahnya.

Apalagi, anaknya dengan korban juga berteman baik. "Fitri (korban) sering main ke rumah saya, karena anak saya dengannya seumuran. Bahkan pacarnya juga sering main ke rumah ini dan menganggap seperti keluarga sendiri," jelas Sutia.

Ditambahkan, untuk pernikahan mereka sudah direncanakan. "Mereka memang mau menikah, tapi kapannya tidak tahu juga. Yang jelas dalam waktu dekat ini. Mereka sudah merencanakannya," aku Sutia.

Sutia juga sudah menganggap koban seperti anak sendiri. "Hari-hari korban main ke rumah bersama anak saya. Anaknya juga baik dan ramah. Pokonya tidak menyangka saja ini terjadi pada Fitri," sesalnya.

Sebelumnya, Fitri ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Komplek YKB Blok F Nomor 19 RT 002/RW 011 Bengkong Laut. Belum diketahui pasti penyebabnya, namun saat ini pihak kepolisian masih berada di lokasi, Senin (11/2/2019).

Informasi yang dapat di lapangan, selain bersimbah darah, korban juga ditemukan dengan kondisi tangan terikat.

Penemuan mayat fitri, berawal dari seorang warga bernisial R, yang berniat membeli gas ukuran 3 kilogram ke rumahnya. Namun saat dipanggil-panggil, tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Editor: Chandra

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit