logo batamtoday
Senin, 18 Februari 2019
Banner PKP


Cegah DBD, Kantor Kesehatan Pelabuhan Karimun Berantas Sarang Nyamuk
Jum\'at, 08-02-2019 | 10:16 WIB | Penulis: Wandy
 
Apel persiapan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jumat (8/2/2019). (Foto: Wandy)  

BATAMTODAY.COM, Karimun - Guna mencegah tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kabupaten Karimun menggelar apel persiapan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, Jumat (8/2/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Bidang Keselamatan Penjaga dan Partoli KSOP Kelas I TBK, Capt Mozes. Dia menyampaikan, penyakit DBD yang menyebabkan kematian tertinggi terhitung sejak 23 Februari 2018 di Indonesia mencapai 16.692 jiwa dari 34 provinsi dengan jumlah meninggal dunia 169 jiwa.

"Untuk saat ini, kasus tertinggi di Jawa Timur 3.074 kasus dengan jumlah kematian 52 orang. Sementara di Kepri sejak awal tahun 2019 tercatat sebanyak 234 kasus, di mana 2 orang meninggal dunia. Dan untuk wilayah Kabupaten Karimun pada awal 2019 penderita DBD tercatat sebanyak 41 orang," kata Mozes saat membacakan amanat dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian penyakit Kementerian Kesehatan.

Ia melanjutkan, dalam melakukan tindakan penanganan DBD tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah melainkan peran masyarakat sangat diperlukan. Karena dalam program saat ini sedang disosialisasikan terkait Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 4M Plus.

"Masyarakat dapat melakukannya dengan menguras tempat yang sering dijadikan penampung air seperti bak mandi serta tempat penampungan air minum. Lalu menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, dan tempayan," katanya.

"Dapat memanfaatkan kembali atau daur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembang biakan nyamuk penular demam berdarah, serta memantau tempat penampungan air yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk," tambahnya.

Dalam bentuk kesiapsiagaan, maka pihaknya bersama instansi vertikal, Pemerintah Daerah, seluruh stakeholder dan masyarakat di kawasan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun untuk dapat bersama-sama memberantas tempat penampungan air yang berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk DBD.

"Upaya ini untuk mencegah bertambahnya jumlah penderita demam berdarah di Kabupaten Karimun serta demi terciptanya derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Karimun," katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0317/TBK Letkol Inf Rizal Analdie, Danlanal TBK diwakili Dansatma Lettu Laut (P) Lettu Laut (P) Himawan Pratikto, KPPBC TMP B Karimun, Dinkes Pemkab Karimun Sugianto, Kepala KKP kelas II Karimun Bachtiar Agus Wijaya, Kapolsek Balai Karimun, Kapolsek KKP AKP Fian AW, Kadis pendidikan Pemkab Karimun Bakri, Kasubsi penindakan Imigrasi Deni Trisno, Karantina Pelabuhan, PT Pelindo II Karimun dan Camat Karimun M Afan.

Editor: Gokli

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2019 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit