logo batamtoday
Selasa, 20 November 2018
Banner PKP


Ternyata Menangis Paling Efektif Mengusir Stres
Senin, 29-10-2018 | 17:04 WIB | Penulis: Redaksi
 
Ilustrasi.  

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Apa yang Anda lakukan saat merasa stres? Berbagai kemungkinan jawaban bisa saja bermunculan. Menonton film komedi, meneguk teh hangat, atau mencari kawan untuk bercerita bisa jadi cara untuk melepas rasa stres yang menerpa.

Namun, semua cara di atas dianggap tak begitu ampuh mengusir stres. Seorang ilmuwan asal Jepang justru mengklaim bahwa menangis merupakan cara paling efektif untuk meredakan stres.

"Menangis itu lebih efektif untuk meredakan stres daripada tertawa atau tidur," kata Hidefumi Yoshida, mantan guru sekolah menengah di Jepang dikutip dari Japan Times.

Yoshida, yang menyebut dirinya sebagai 'namida sensei' alias guru air mata, banyak merancang aktivitas dan kuliah di sekolah maupun perusahaan di Jepang untuk menolong orang menemukan manfaat menangis.

Air mata duka maupun bahagia dipercaya mampu meredakan stres. Menangis mampu membuat saraf autonomik lebih rileks dengan merangsang aktivitas saraf parasimpatetik.

Yoshida berkata, seseorang dapat menstimulasi air mata dengan mendengarkan musik, menonton film sedih, dan membaca buku yang mampu menggugah emosi.

"Jika Anda menangis seminggu sekali, Anda dapat hidup tanpa stres," katanya.

Pada 2014 silam, Yoshida bekerja sama dengan Hideho Arita, salah seorang profesor di Fakultas Kedokteran, Universitas Toho, Tokyo untuk meluncurkan serial kuliah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan manfaat menangis.

Sejak saat itu, dia mendapatkan banyak tawaran dari sejumlah sekolah maupun perusahaan untuk memberikan workshop dan aktivitas yang berhubungan dengan manfaat menangis.

Pada September 2018, dia menjadi dosen tamu di Sekolah Menengah Osaka, Daito, Jepang. Sebanyak 79 siswa diminta menonton film dengan harapan mereka bisa menangis. Kemudian, mereka diminta untuk menulis esai tentang perasaan mereka setelahnya.

Dikutip dari Independent, Yoshida bukan orang pertama yang menggaungkan manfaat menangis.

Pada 1981, sebuah studi berjudul "Tear Expert" milik William Frey dari Universitas Minnesota, Amerika Serikat, mengklaim bahwa menangis mampu melepas endorfin sehingga memunculkan perasaan bahagia dan aman.

Studi lain pada 2008 menemukan bahwa menangis membuat orang merasa lebih baik pada situasi sulit. Studi yang melibatkan 3 ribu orang ini membuat peneliti menarik kesimpulan bahwa menangis sebaiknya menjadi salah satu bentuk terapi.

Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2016 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit