logo batamtoday
Minggu, 16 Desember 2018


Warga Keluhkan Asap Pabrik Pengolahan Aspal di Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang
Senin, 08-10-2018 | 12:28 WIB | Penulis: Roland Aritonang
 
Pabrik pengolahan aspal di Pelabihan Sri Payung Tanjungpinang. (Foto: Roland)  

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Warga Kampung Melayu RT 3 RW 3 Kelurahan Melayu Kota Piring keluhkan aktivitas pengolahan Aspal milik PT Cosmic di Pelabuhan Sri Payung, Batu 6 kota Tanjungpinang.

Akibatnya ada beberapa warga mengeluh sesak napas hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat asap pengolahan aspal ini.

Diketahui bahwa pengolahan aspal ini menurut warga sekitar milik PT. Cosmic yang berada di lingkungan wilayah pelabuhan bongkar muat barang Sri Payung di bawah pengawasan PT Pelindo II Cabang Tanjungpinang dan letaknya sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

"Dari pengolahan aspal itu menimbulkan asap yang bau, sehingga banyak warga kami yang terganggu akibat menghirup asap aspal itu. Tak hanya itu ada warga kami yang masuk rumah sakit," ungkap Ridawi, Ketua RT 3 RW 3 Kampung Melayu, Kelurahan Melayu Kota Piring, Minggu (7/10/2018).

Menurutnya bahwa pabrik pengolahan aspal ini baru beroperasi sekitar dua pekan lalu. Namun untuk pembangunan sudah sekitar 1 sampai 2 bulan, yang lebih parahnya lagi saat pabrik ini di bangun dan akan beroperasi tidak ada satupun warga yang mengetahui.

"Taunya setelah ada asap bau yang mengganggu aktifitas warga, baik itu dari Pelindo maupun PT Cosmic. Diketahui untuk di RT saya ada 90 kepala keluarga," katanya.

Sementara itu, Paek seorang ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar pengolahan aspal menyebutkan dirinya termasuk yang warga harus pergi ke rumah sakit karena sesak nafas akibat pencemaran udara asap aspal.

"Biasanya pagi-pagi kita hirup udara segar, ini yang kita hirup asap aspal. Saya harus ke rumah sakit karena ada gangguan pernapasan," katanya.

Menurutnya setelahmenanyakan apakah akibat pencemaran udara melalui asap pengolahan aspal. Dokter tersebut menyebutkan bisa saja akibat itu. Jadi warga di sini sangat takut karena berbahaya untuk kesehatan warga sekitar.

Terhadap dampak lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan warga sekitar tempat pengolahan aspal ini, wargapun menghentikan aktivitas pengolah aspal dan juga berniat menemui perwakilan dari PT Cosmic untuk duduk bersama membahas persoalan ini.

Editor: Yudha

evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2016 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit