logo batamtoday
Sabtu, 18 Agustus 2018
Cluster-Botania-Garden


Dorong Pertumbuhan Lapangan Kerja
Untuk Kuota Rokok Non Cukai, Sudah Seharusnya BP Batam Prioritaskan Produsen Lokal
Kamis, 15-02-2018 | 08:26 WIB | Penulis: Romi Chandra
 
Ribuan pencaker di Kawasan Industri Batamindo. (Foto: Yosri)  

BATAMTODAY.COM, Batam - Kebijakan BP Batam untuk memperketat seleksi perusahaan penerima kuota rokok non cukai mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya LSM Batam Monitoring, yang menilai kebijakan yang diambil BP Batam sangat tepat.

Sekjen Batam Monitoring, Lamsir L. Raja, mengatakan, sudah seharusnya BP Batam selektif dalam pemberian kuota rokok non cukai untuk mendorong perekonomian Batam yang saat ini masih merosot.

Menurut Lamsir, kuota rokok non cukai harus bisa memberikan multiplier efek bagi ekonomi masyarakat. Untuk itu, sudah saatnya BP Batam mengutamakan perusahaan rokok lokal.

"Jika kuota rokok perusahan lokal ditingkatkan, tentu akan menyerap tenaga kerja," ungkap Lamsir, Kamis (15/2/2018). "Pabrik rokok di perusahaan lokal dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak, sehingga bisa mengurangi penganguran."

Selain itu, harga jual rokok pabrikan lokal juga lebih murah sehingga bisa lebih terjangkau untuk masyarakat perokok.

"Tidak bisa dipungkiri, penerimaan cukai terbersar di Batam salah satunya berasal dari perusahaan rokok lokal. Nah seharusnya ini juga menjadi bahan pertimbangan," tambahnya.

Selaku lembaga yang juga peduli terhadap perekonomian Batam, Batam Monitoring berharap BP Batam bisa mempertimbangkan. Sebab, banyak keuntungan jika produsen lokal dipriritaskan.

"Kita melihat, ini bisa menjadi salah satu peluang untuk membangkitkan perekonomian Batam kembali. Semoga bisa jadi pertimbangan untuk ke depannya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, BP Batam memperketat seleksi perusahaan penerima kuota rokok non cukai. Rekam jejak perusahaan ditelusuri sebelum memberikan kuota non cukai pada 30 produsen rokok yang telah mengajukan permohonan fasilitas.

Kasubdit Perdagangan Direktorat Lalu Lintas Barang BP Batam, Barlian Untoro, mengatakan BP Batam bekerja sama dengan sejumlah instansi untuk mengecek raport perusahaaan pengaju kuota rokok non cukai. Salah satunya adalah dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai.

Barlian memaparkan, Bea Cukai akan memberikan informasi lengkap mengenai kepatuhan perusahaan terhadap pembayaran cukai rokok. Tingkat kepatuhan ini akan mempengaruhi kuota yang diberikan.

Sementara PT Fantastik Internasional yang merupakan perusahaan yang berkaitan cukai, mendapat penghargaan atau reward dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe B Batam.

Editor: Udin

PKP
evitel hotel
Berita lainnya :
 
 

facebook   twitter   rss   google plus
:: Versi Desktop ::
© Copyright 2016 batamtoday.com All Right Reserved
powered by: 2digit